Saturday, April 13, 2019

Kura-kura atau Kupu-kupu ?


Kuliah rapat atau Kuliah pulang ?

 Kampus merupakan tempat kegiatan belajar mengajar yang ruang lingkupnya di perguruan tinggi. Di dalam perguruan tinggi selain kegiatan belajar mengajar yang berlangsung setiap harinya juga terdapat kegiatan selain itu. Salah satu kegiatan tersebut yakni rapat di salah satu organisasi kampus. Hal ini sudah menjadi kegiatan yang biasa dilakukan oleh mahasiswa yang mengikuti salah satu organisasi yang ada dikampus. Mereka biasa dikenal dengan mahasiswa kura-kura atau mahasiswa yang setelah kuliah selesai lanjut dengan rapat organisasi. Menjadi mahasiswa kura-kura itu gampang-gampang susah. Kita harus bisa membagi waktu kita antara kuliah dengan rapat. Namun, bagi mereka yang sudah biasa dengan kegiatan itu mereka menjalaninya dengan santai. Selain istilah kura-kura, ada satu istilah yang terkenal yaitu mahasiswa kupu-kupu atau biasa yang disebut dengan mahasiswa yang setelah kuliah langsung pulang. Bagi mereka yang menjadi mahasiswa kupu-kupu ini sering kali dibandingkan dengan mahasiswa kura-kura. Walaupun begitu, mereka tetaplah mahasiswa yang ingin mengejar cita-citanya. Kedua istilah itu pun sudah tak asing lagi bagi mahasiswa.

  Menurut Nur, salah satu mahasiswa yang setelah selesai kuliah mengikuti rapat organisasi dikampus ia berpendapat dengan menjadi kura-kura dapat menambah pengalamannya dalam hal berorganisasi dikampus. Selain itu, ia juga mendapat banyak teman baru selama dikampus tidak hanya teman satu prodi melainkan bisa kenal banyak teman dilain prodi. Menjadi mahasiswa kura-kura itu harus dapat membagi waktu antara kuliah, rapat dan belajar. Tidak dapat dipungkiri bahwa waktu dalam satu hari itu rasanya kurang, karena banyak kegiatan yang harus ditempuh di dalam kampus. Bagi Nur kegiatan itu tak dianggapnya menjadi beban, ia menjalaninya dengan ikhlas dan penuh rasa bahagia. Menurutnya kapan lagi bisa bersibuk ria ketika menjadi mahasiswa dan alhamdulillah nya selama dia mengikuti kegiatan dikampus, nilai akademisnya pun juga tidak mengalami masalah. Asalkan kita punya tekad yang kuat bisa menjalaninya pasti itu semua akan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.



Mahasiswa yang mengikuti rapat dikampus
  Sedangkan menurut Nety, ia lebih memilih menjadi mahasiswa kupu-kupu. Bagi nya menjadi mahasiswa kupu-kupu itu tidak akan mengganggu kuliahnya, selain itu bisa meningkatkan nilai akademis serta bisa lulus di waktu yang tepat. Baginya untuk mendapatkan pengalaman berorganisasi itu tidak hanya di dalam kampus saja, melainkan diluar kampus kita bisa mengasah bakat kita. Selain itu, menjadi mahasiswa kupu-kupu bukannya tidak mau mencari pengalaman dikampus tetapi ia mau menjadi mahasiswa yang fokus dibidang akademis karena ia ingin membahagiakan orangtua nya jika bisa lulus tepat waktu dan meraih nilai akademis yang tinggi.

  Bisa menjadi salah satu mahasiswa dikampus merupakan mimpi setiap manusia karena di kehidupan ini banyak yang ingin menjadi mahasiswa tetapi terkendala dengan biaya. Bagi yang sudah menjadi mahasiswa manfaatkanlah, mau menjadi mahasiswa yang kura-kura ataupun kupu-kupu tetaplah ingat pada tujuan akhir yakni bisa lulus tepat waktu dan membahagiakan orangtua.

No comments:

Post a Comment