HARMOKO
(HARI-HARI OMONG)
Harmoko merupakan Menteri Penerangan dan Ketua Umum
Golkar. Harmoko di zamannya adalah bintang media. Setiap hari koran dan televisi
memberitakan aktivitasnya, baik sebagai menteri penerangan maupun Ketua Umum
Golkar. Harmoko menjadi Menteri Penerangan 3periode antara 1983 hingga 1997.
Ditangannya lah surat izin usaha penerbitan pers dikeluarkan atau dibatalkan.
Inilah yang menentukan hidup matinya media massa kala itu. Tercatat setidaknya
ada 13 media massa yang dicabut surat izinnya pada periode 14 tahun kepemimpinan
Harmoko di Departemen Penerangan. Seusai pemilihan umum 1992, Soeharto menunjuk
Harmoko sebagai orang sipil pertama yang menjadi ketua umum Golkar. Aksi
panggungnya menyumbang pada peningkatan suara Golkar.
Lalu, Harmoko berkeliling dunia, dari hasil keliling
Indonesia inilah Harmoko meyakinkan Soeharto bahwa rakyat masih menginginkannya
sebagai presiden Republik Indonesia untuk periode yang ke-7. Pada tahun 1997
Soeharto tiba-tiba mengakhiri 3 periode kekuasaan Harmoko di Departemen
Penerangan. Ia menduduki jabatan sebagai menteri negara urusan khusus, sebuah
kementerian baru yang tak jelas benar apa tugas dan fungsinya. Lalu, Harmoko
membuat keputusan dan memilih jalannya sendiri. Kemudian, Harmoko mengundurkan
diri dari dunia politik dan memilih menjadi orang biasa. Tetapi Harmoko masih
rutin menulis untuk korannya Post Kota di rubrik Kopi pagi. Dari sini lah sosok
HARMOKO dikenal dengan sindirin Hari-hari Omong Komunikasi, komunikasi dengan
rakyat.
Sosok Harmoko ialah aktivis politik dan penulis
koran. Dari usahanya lah itu, kemudian Harmoko terkenal di koran dan telivisi.
Kemudian, dari film Harmoko ini dapat kita petik pelajaran bahwa menjadi
aktivis politik itu harus semangat, jujur dan mempunyai tujuan untuk membangun
negeri ke arah yang lebih baik lagi. Harmoko juga merupakan sosok inspirasi
kita semua, karena berkat kerja kerasnya lah ia bisa merubah kehidupan pada
zaman Orde Baru saat itu.
Tidak terdapat banyak kekurangan dalam film Harmoko
ini. Mungkin hanya cerita mengenai sosok Harmoko ini kurang banyak. Masih ada
bagian-bagian menarik dari sosok Harmoko yang belum diceritakan.
No comments:
Post a Comment