Friday, March 8, 2019


HARMOKO (HARI-HARI OMONG)

Harmoko merupakan Menteri Penerangan dan Ketua Umum Golkar. Harmoko di zamannya adalah bintang media. Setiap hari koran dan televisi memberitakan aktivitasnya, baik sebagai menteri penerangan maupun Ketua Umum Golkar. Harmoko menjadi Menteri Penerangan 3periode antara 1983 hingga 1997. Ditangannya lah surat izin usaha penerbitan pers dikeluarkan atau dibatalkan. Inilah yang menentukan hidup matinya media massa kala itu. Tercatat setidaknya ada 13 media massa yang dicabut surat izinnya pada periode 14 tahun kepemimpinan Harmoko di Departemen Penerangan. Seusai pemilihan umum 1992, Soeharto menunjuk Harmoko sebagai orang sipil pertama yang menjadi ketua umum Golkar. Aksi panggungnya menyumbang pada peningkatan suara Golkar.
                                                                       
Lalu, Harmoko berkeliling dunia, dari hasil keliling Indonesia inilah Harmoko meyakinkan Soeharto bahwa rakyat masih menginginkannya sebagai presiden Republik Indonesia untuk periode yang ke-7. Pada tahun 1997 Soeharto tiba-tiba mengakhiri 3 periode kekuasaan Harmoko di Departemen Penerangan. Ia menduduki jabatan sebagai menteri negara urusan khusus, sebuah kementerian baru yang tak jelas benar apa tugas dan fungsinya. Lalu, Harmoko membuat keputusan dan memilih jalannya sendiri. Kemudian, Harmoko mengundurkan diri dari dunia politik dan memilih menjadi orang biasa. Tetapi Harmoko masih rutin menulis untuk korannya Post Kota di rubrik Kopi pagi. Dari sini lah sosok HARMOKO dikenal dengan sindirin Hari-hari Omong Komunikasi, komunikasi dengan rakyat.

Sosok Harmoko ialah aktivis politik dan penulis koran. Dari usahanya lah itu, kemudian Harmoko terkenal di koran dan telivisi. Kemudian, dari film Harmoko ini dapat kita petik pelajaran bahwa menjadi aktivis politik itu harus semangat, jujur dan mempunyai tujuan untuk membangun negeri ke arah yang lebih baik lagi. Harmoko juga merupakan sosok inspirasi kita semua, karena berkat kerja kerasnya lah ia bisa merubah kehidupan pada zaman Orde Baru saat itu.

Tidak terdapat banyak kekurangan dalam film Harmoko ini. Mungkin hanya cerita mengenai sosok Harmoko ini kurang banyak. Masih ada bagian-bagian menarik dari sosok Harmoko yang belum diceritakan.


No comments:

Post a Comment